
Sibolga | pa-sibolga.go.id
Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A., kembali menggelorakan semangat integritas dalam briefing pagi yang digelar pada Selasa, 11 November 2025. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa menjaga integritas dan etika profesi bukan hanya kewajiban formal, tetapi merupakan identitas moral setiap aparatur peradilan.
Mengawali arahannya, Dr. Azhar mengungkapkan adanya fluktuasi angka pelanggaran disiplin aparatur yang terjadi di beberapa wilayah peradilan. Menurutnya, hal ini harus menjadi sinyal penting untuk instansi manapun, termasuk Pengadilan Agama Sibolga, agar terus memperkuat kepatuhan, profesionalisme, dan komitmen etika.
“Integritas adalah napas dari profesi kita. Etika bukan sekadar aturan tertulis, tetapi karakter yang membentuk kepercayaan publik. Fluktuasi pelanggaran disiplin harus menjadi cermin introspeksi, bukan alasan untuk lengah,” tegas beliau di hadapan seluruh aparatur PA Sibolga.

Ketua PA Sibolga juga mengingatkan bahwa setiap aparatur adalah representasi lembaga di mata masyarakat. Maka, tutur kata, sikap, cara menangani pelayanan, hingga ketepatan waktu bekerja menjadi indikator langsung yang dinilai publik—bahkan tanpa survei sekalipun.
Beliau menekankan perlunya membangun budaya kerja yang kolaboratif, saling mengingatkan, dan saling menjaga, sehingga pengawasan internal tidak hanya bergantung pada atasan, tetapi menjadi budaya bersama.
“Ketika integritas kuat, etika terjaga, dan disiplin konsisten, barulah pelayanan kita memiliki nilai. Kepercayaan publik tidak dibangun dengan kata-kata, tetapi dengan perilaku,” ujar Dr. Azhar.
Briefing pagi ditutup dengan pesan penguatan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga marwah peradilan, serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan profesional.

Sibolga — Pengadilan Agama (PA) Sibolga kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kesejahteraan aparatur peradilan. Pada Selasa, 11 November 2025, para hakim PA Sibolga mengikuti secara daring kegiatan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IKAHI dan PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, yang disiarkan langsung dari Menara 2 BTN, Jakarta Selatan, melalui Zoom Meeting sesuai undangan resmi IKAHI Pusat.
Kegiatan berskala nasional ini menjadi momen penting bagi seluruh hakim di Indonesia. Melalui MoU tersebut, IKAHI dan BTN memperkenalkan program “Kepemilikan Hunian–Graha Hakim”, sebuah terobosan yang memberikan kesempatan bagi hakim untuk memiliki rumah dengan fasilitas pembiayaan yang lebih mudah, ringan, dan kompetitif.

Acara resmi dimulai pukul 09.00 WIB dengan registrasi peserta, disusul pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars BTN dan Mars IKAHI, serta doa bersama. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi sambutan yang menghadirkan Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, dan Ketua Umum PP IKAHI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum, yang menekankan pentingnya penyediaan hunian layak sebagai bagian dari peningkatan kesejahteraan hakim di seluruh Indonesia.
Puncak kegiatan adalah signing ceremony MoU IKAHI–BTN, dilanjutkan penyerahan cendera mata, foto bersama, dan sesi talkshow “Program Kepemilikan Hunian Hakim” yang membahas detail fasilitas program, termasuk bunga kredit khusus, kemudahan administrasi, pembebasan sejumlah biaya, serta tenor yang fleksibel.
Hakim PA Sibolga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh atensi, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan dan penguatan stabilitas personal hakim dalam menjalankan tugas peradilan.
Melalui kerja sama ini, IKAHI berharap seluruh hakim dapat menikmati fasilitas hunian yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau, sejalan dengan visi “Mewujudkan Graha Hakim”.

Seluruh aparatur Pengadilan Agama Sibolga melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor Pengadilan Agama Sibolga dan diikuti oleh seluruh aparatur, baik pejabat struktural maupun fungsional. dan diikuti oleh seluruh aparatur, baik pejabat struktural maupun fungsional. pada Senin, 10 November 2025.

Dalam amanatnya, Ketua Pengadilan Agama Sibolga menyampaikan bahwa semangat perjuangan para pahlawan hendaknya menjadi inspirasi bagi seluruh aparatur untuk terus bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa.

Sibolga, Jumat (7 November 2025) – Pengadilan Agama (PA) Sibolga melaksanakan apel Jumat sore rutin pada 7 November 2025 bertempat di halaman kantor PA Sibolga. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur peradilan, mulai dari hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga tenaga PPPK. Bertindak sebagai pembina apel yakni Ketua PA Sibolga, Dr. Muhammad Azhar Hasibuan, S.H.I., M.A.
Dalam amanatnya, Ketua PA Sibolga menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi. Menurut beliau, sikap tersebut merupakan bagian dari nilai integritas dan pengabdian yang harus melekat dalam diri setiap aparatur peradilan.

“Setiap tugas yang kita jalankan bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik oleh pimpinan, masyarakat, maupun oleh Allah SWT. Karena itu, mari kita bekerja dengan hati, dengan penuh kesungguhan, dan dengan semangat ibadah,” ujar beliau.
Beliau kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Al-Mulk ayat 2:
“(Allah) yang menciptakan mati dan hidup untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.”
Ayat ini, jelas beliau, mengingatkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat ikhlas dan tanggung jawab akan menjadi nilai amal terbaik di sisi Allah SWT.
Ketua PA Sibolga juga mengajak seluruh aparatur untuk menanamkan semangat kerja kolektif dan profesionalisme. “Tanggung jawab dan dedikasi adalah fondasi dari kepercayaan publik. Bila kita bekerja dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, maka keberkahan akan menyertai setiap langkah,” tegasnya.
Menutup amanatnya, beliau menyampaikan kata-kata bijak yang menggugah:
“Bekerjalah seolah-olah engkau akan hidup selamanya, dan beribadahlah seolah-olah engkau akan mati esok hari.”
Apel Jumat sore ini ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk syukur atas kelancaran tugas selama sepekan, sekaligus menjadi momentum introspeksi untuk terus memperkuat dedikasi dalam mewujudkan peradilan yang agung dan berintegritas.

Sibolga, Jumat (7 November 2025) – Dalam rangka mendukung komitmen pemerintah daerah menuju Kota Layak Anak (KLA), Sri Lestari, S.H., Hakim sekaligus Koordinator Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama (PA) Sibolga, melaksanakan sosialisasi hasil kegiatan Coaching Clinic KLA 2025 yang sebelumnya diikuti di Kota Sibolga pada akhir Oktober lalu.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh aparatur PA Sibolga, bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang peran lembaga peradilan dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak, terutama dalam hal perlindungan hukum, pelayanan ramah anak, serta peningkatan kesadaran aparatur terhadap hak-hak anak.
Dalam paparannya, Sri Lestari menekankan bahwa lembaga peradilan, termasuk Pengadilan Agama, memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan proses hukum yang melibatkan anak berjalan dengan berkeadilan, manusiawi, dan berperspektif perlindungan anak.
“Kota Layak Anak tidak hanya tugas pemerintah daerah, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk peradilan. Kita harus memastikan bahwa setiap pelayanan, terutama yang melibatkan anak, mencerminkan nilai-nilai kepedulian, empati, dan keadilan,” ungkap Sri Lestari.
Beliau juga mengajak seluruh aparatur untuk menerapkan prinsip ramah anak dan nondiskriminatif dalam pelayanan publik, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi menuju lembaga peradilan yang berintegritas dan berkeadilan sosial.
Menutup kegiatan, Sri Lestari mengutip firman Allah SWT dalam QS. An-Nisa ayat 58:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dan tindakan aparatur peradilan harus berlandaskan amanah dan keadilan, termasuk dalam melindungi hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata bagi PA Sibolga dalam mendukung program pemerintah daerah menuju Kota Layak Anak, serta memperkuat nilai-nilai pelayanan publik yang ramah, profesional, dan berintegritas.